Cinta Tapi Beda Part 3
Dalam semasa menjalin jiwa jiwa kasmaran dengan indah yang datangnya dari ujung ibu kota, banyak banget hal-hal yang gua udah lewatin bareng-bareng sama indah, seperti yang gua bilang disebelumnya, gua bukanlah orang yang romantis. namun gua adalah rizal, mencintai dan menyayangi orang punya cara sendiri, biarpun sederhana namun hal yang gua buat melainkan dari isi hati, bukan sekedar tindakan basi. suatu kesempatan gua pernah nge buat suatu kejutan kecil lah, gua berkunjung kerumahnya yang ada diujung ibukota, dengan mengendarai sepeda kuda bertenaga besi tua gua melaju dengan kecepatan yang lumayan konsisten dengan lajunya kendaraan lain, sesampai disana indah yang awalnya tidak mengetahui bahwa gua ingin kerumahnya tentu kaget merasa tidak menyangka. "ngapain zal? gilak lo yak, kan jauh banget rumah lu!!" dengan wajah kagetnya tapi menyembunyikan malu terlihat dari wajahnya. gua yang cuman bisa senyum langsung memberikan sebuah ice cream ke dia, wajahnya kaya kag...