Keluar dari Zona

Perkenalkan, nama gua chandella seorang wanita yang mempunyai 5 saudara yang terlahir dari rahim orang tua sebagai anak kelima, mempunyai 4 kaka lelaki yang membuat gua wanita sendiri yang harus bertarung dengan kerasnya ibukota seperti kebanyakan lelaki, karena gua mau membuktikan bahwa wanita juga bisa seperti lelaki.

Dari semasa SMA gua emang jarang banget berbaur sama orang, karena gua orangnya engga terlalu suka untuk bersosial. anak rumahan lah istilahnya, tapi bukan berarti gua gapunya teman, gua mempunyai 2 orang sahabat yang sampai saat ini masih sangat dekat dengan gua, dengan mereka gua berbagi tawa, sedih dan hal yang menurut gua gada satu orang pun yang ngerti dengan gua, kemereka lah gua singgah, mereka adalah 2 sahabat gua, siti dan jainab. mereka yang paling ngerti gua dan mereka yang bisa selalu ada buat gua.
Sedari SMA gua selalu dengan siti dan jainab, namun semenjak gua memasuki dunia perkuliahan waktu kita terbatasi karena kesibukan gua akan tugas tugas kuliah yang  harus gua selesaikan, mungkin hanya seminggu sekali atau mungkin waktu rencana yang bisa mempertemukan gua dengan kedua sahabat gua tersebut.

Di kampus gua juga orang yang engga terlalu suka berbaur sama temen2 yang lainnya, mungkin hanya beberapa orang yang gua sapa akrab pada saat diawal kuliah, oh iya btw gua kuliah di salah satu universitas swasta yang ada dijakarta, nasib kelemahan gua yang membawa gua kesini. awalnya dulu gua masuk universitas negeri yang ada di banten. namun karena gua masih lemah pada saat itu kuliah negeri gua cuman bertahan beberapa bulan karena gua gakuat hidup sendiri sebagai anak kosan, dan semenjak dari kekalahan gua kalah dengan tidak bisa hidup karena nge kos dijakarta tempat kelahiran gua mau buktikan bahwa gua engga selemah yang dipikirkan banyak orang.

dikampus gua yang dijakarta memang kerap terkenal dengan senioritasnya, gua sebagai anak rumahan paling menghindari hal itu, dikampus gua kerap kali disuruh nongkrong-nongkrong kaya gitu, cuman karena gua engga suka sama hal kaya gitu, gua sering kali menghindari ajakan dari temen2 gua yang pro dengan istilah nongkrong tersebut, karena menurut gua ya gua ngapain disitu cuman duduk bengong doang dengerin senior-senior ngomong, makanya gua dulu selalu menghindari teman teman gua yang ngajak gua kedalam lingkungan tersebut.

gua juga bukan orang yang gampang suka sama lawan jenis gua, ruang hati gua seakan tertutup untuk kaum-kaum lelaki entah kenapa bisa kaya gini, mungkin gua pernah trauma dulunya dengan lelaki sampai akhirnya gua sekarang sulit untuk ngebuka hati gua untuk lelaki. dari hal ini juga gua menjadi pribadi yang mandiri, lebih senang melakukan kegiatan apapun sendiri tanpa mencampuri urusan orang lain, karena menurut gua dunia gua aja udah cukup gua urusin gaperlu lah gua ngurusin hidup orang lain.
walaupun gua menghindari tongkrongan dan gua cukup menutup diri sama orang, gua dikampus mulai belajar artinya pertemanan, gua bermain dengan kawan-kawan yang lama kelamaan gua ikut kedalam tongkrongan, akhirnya gua mengikuti semua kegiatan yang diselenggarakan sama kampus gua. dan dari sini gua mulai mencoba untuk bersosialisasi untuk masuk organisasi.

awal masuk dunia organisasi gua masuk kedalam bidang minat dan bakat, karena gua emang orangnya suka dengan kreativitas ditambah lagi ketua dari bidang ini merupakan idola gua, dia perempuan namun bermultitalenta, bukan wajahnya saja yang cantik tapi kecerdasan dan kehebatan dia dalam segala hal membuat gua kagum dengan dia, dia bisa main futsal, main gitar, piano dll yang gabisa gua sebutin satu2 intinya dia perempuan yang bisa dibilang perfect, laki-laki mana yang gamau sama dia. pengen banget gua bisa  kaya dia, tapi gua tetep lah gua apadaya kalo disandingkan sama dia haha jauh.
dibidang minat dan bakat ini gua menjadi wakil ketua pelaksan perlombaan besar dengan membutuhkan anggaran yang sangat besar juga, sebagai wakil ketua pelaksan dan baru masuk kedunia organisasi yang notabanenya baru, gua sempet kaget dengan tugas ini, cuman karena gua gamau menyerah diawal organisasi ini gua menjalankan tugas gua ini dengan sebaik mungkin.

Semenjak gua menjadi Wakil ketua pelaksana gua makin gaberaturan dan gua makin suka nongkrong, dan gua baru tahu kalo nongkrong itu ada manfaatnya ditambah lagi ketua bidang gua selalu membimbing gua dan menemani gua sampai bener2 clear, tapi tidak seindah itu ternyata ditengah perjalanan kacau balau, stuktur kepanitian hancur, sekertaris gua gatau kemana, bendahara gua ilang2an untungnya gua punya ketua pelaksana dan satu temen gua yangkebetulan ngerti tentang perlombaan ini, dia emang udah beberapa kali megang acara kaya gini, dia ngebantuin gua dari awal sampai akhir, ketua bidang gua pun kalau nanya2 juga sama dia  untuk lebih makesurein lagi maklum aja dia emang dia bergelut dengan cabor yg ada diperlombaan ini abis, dia yang ngebantuin gua dan KP gua sampai acara selesai, dari nyewa GOR, sponsor, acara, dia semuanya ikut terlibat gua juga gatau dia divisi apa, cuman karena gengsi gua gede ya gua anggep aja ini kerja tim tapi pada dasarnya emang dia ngebantuin penuh acara gua ini. dia bisa nembusin sponsor tanpa ada embel2 apapun, nyewa gor H-1 dia yg urus semua, kalo ga ada dia, mungkin acara gua bisa berantakan banget, thankyou banget dah buat orang2 yang udah berjasa dalam acara gua.
dalam acara ini gua dapet beberapa sponsor salah satunya sponsor provider yang awalnya manis tapi diakhir engga sama sekali, sesuai bargain gua dengan sponsor tersebut kalo misalnya kita mendapat kenikmatan akses, tapi pas selesai acara yang dianggep udah selesai taunya mendapat sebuah tagihan yang tagihannya itu bukan ratusan ribu, tapi jutaan disitu gua banyak yg komplen dan dalam hati, kurang ajar ini sponsor gua diakal2in, akhirnya gua balik lagi ke sponsor tersebut untuk mengklarifikasi hal tersebut, baru pertama kali dalam hidup gua diuber2 sama orang dan kejadian engga bakalan gua lupain sampe gua udah mati hahaha.

perjalanan awal organisasi gua ditutup dengan manis dengan semua tragedi yang terselesaikan dengan amat baik, ditahun berikutnya gua semakin menjadi-jadi gua mencoba untuk masuk organisasi lagi alhasil gua menjadi ketua dibidang divisi minat dan bakat ini, ditahun kedua gua berorganisasi gua mencoba menata semuanya dengan baik agar celah yang dulu pernah terjadi bisa gua tutup ditahun ini dengan gua sebagai ketua dari bidang yang bertanggung jawab ini. dibekali dengan satu tahun pernah berkecumbu dengan bidang ini, gua mencoba lebih selektif dalam memilih tim gua untuk periode satu tahun kedepan, gua mendapat sebuat tantangan baru ditahun organisasi kedua ini, ditemani dengan wakil gua yang kadang menghilang ditambah dengan staff gua yang susah banget dibilanginnya, entah maksudnya untuk inovasi atau apa tapi nyatanya tidak ada yang dihasilkan, ditambah sebagian temen gua merasa pergi karena gua dianggap udah punya dunia sendirim gua hanya menunjukan sebuah profesionalisme dalam bekerja, ada yang baper sama gua, gaterima dan semacamnya tahun kedua kacau balau sebagai ketua bidang, gua merasa gagal, namun ada beberapa temen gua yang selalu menyemangatkan gua untuk tetap menyelesaikan. proker gua tetep sama seperti tahun lalu, hanya saja digarap lebih mewah karena itu sebuah keharusan dari tahun berjalan kita gaboleh sta disitu2 aja, dengan keadaan staff gua udah mulai ilang2an, wakil gua gatau kemana gua, semuanya struktural organisasi gua akhirnya turun tangan, kita membentuk sebuah kepanitian secret untuk menjalankan agar acara ini tetap berjalan, tentu aja orang yang kemarin nge bantu gua sampai selesai turun tangan lagi, kali ini ga cuman dia banyak yang turun tangan langsung dari segi peritungan dana, nyeawa tempat, perlombaan, tahun ini bisa dibilang lebih kacau dari tahun sebelumnya, temen yang bantuin gua yang megang acara, sampe mau ribut masalah wasit karena dia doang yg ngerti gua cuman plang plongo aja jadinya, nyewa panggung dengan anggaran yg belum keliatan, nyari tenan dan segala rentetannya, tapi semua berjalan dan terlaksana. acara gua jalan sampai selesai dengan berhasil mendatangkan seorang guest star, walaupun belum terkenal namun menjadi sebuah kebanggaan buat gua.
gua amat terima kasih sama temen-temen gua yang mau ngebantuin dan berjuang untuk menyelesaikan acara ini sampai tuntas.
dan sekarang akhirnya gua sudah lulus dan memasuki dunia kerja. kalau bisa diulang, gua sangat merindukan dimana momen-momen yang pernah gua lewatkan.
terima kasih kalian semua, sudah menyempatkan waktu mudanya bersama gua, mulai dari gua recoki, gua gajelasin dan dengerin keluh kesah gua selama ini.
sekarang gua jadi pribadi yang tegar dan berani menghadapi apapun sendiri, gua menjadi gampang berkawan dan gua bisa keluar dari zona kenyamanan gua. terima kasih semuanya
satu pesan dari gua
sesuatu yang bikin lu takut, ngeluh, cape, sakit, tapi engga bikin lu mati. itu yang bakalan ngebuat lu tambah kuat.
sekian dari gua

chandella

penulis: fajarsdq15

Comments

Popular posts from this blog

Resmi jadi Paman, Berhenti naik Gunung.

Cinta Tapi Beda Part 1

mahasiswa part 2